KODE ETIK JURNALIS TELEVISI INDONESIA

MUKADIMAH

Untuk menegakkan martabat, intergeritas dan mutu jurnalis televisi Indonesia, serta bertumpu kepada kepercayaan masyarakat, dengan ini Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI), menetapkan Kode Etik Jurnalis, yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh Televisi Indonesia.

Jurnalis televisiIndonesiamengumpulkan dan menyajikan berita yang benar dan menarik minat masyarakat serta jujur dan bertanggungjawab.

BAB I. KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Kode Etik Jurnalis Televisi adalah penuntun perilaku jurnalis televisi dalam melaksanakan profesinya.

BAB II. KEPRIBADIAN

Pasal 2

Jurnalis televisiIndonesiaadalah pribadi yang mandiri dan bebas dari benturan kepentingan, baik yang nyata maupun terselubung.

Pasal 3

Jurnalis televisiIndonesiamenyajikan berita secara akurat, jujur, dan berimbang, dengan mempertimbangkan hati nurani.

Pasal 4

Jurnalis televisiIndonesiatidak menerima imbalan apapun berkaitan dengan profesinya.

BAB III. CARA PEMBERITAAN

Pasal 5

Dalam menayangkan sumber dan bahan berita secara akurat, jujur dan berimbang, jurnalis televisiIndonesia:

  1. Selalu mengevakuasi informasi semata-mata berdasarkan kelayakan berita, menolak sensasi, berita menyesatkan, memutarbalikkan fakta, fitnah, cabul, dan sadis.
  2. Tidak menayangkan materi gambar maupun suara yang menyesatkan pemirsa.
  3. Tidak merekayasa peristiwa, gambar maupun suara untuk dijadikan berita.
  4. Menghindari berita yang memungkinkan benturan yang berkaitan dengan masalah SARA.
  5. Menyatakan secara jelas berita-berita yang bersifat fakta, analisis, komentar, dan opini.
  6. Tidak mencampur-adukkan berita dengan advertorial.
  7. Mancabut atau meralat pada kesempatan pertama setiap pemberitaan yang tidak akurat, dan memberikan kesempatan hak jawab secara proposional bagi pihak yang dirugikan.
  8. Menyajikan berita dengan menggunakan bahasa dan gambar yang santun dan patut, serta tidak melecehkan nilai-nilai kemanusiaan.
  9. Menghormati embargo dan off the record

Pasal 6

Jurnalis televisiIndonesiamenjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Pasal 7

Jurnalis televisiIndonesiadalam memberitakan kejahatan susila serta kejahatan anak di bawah umur, wajib menyamarkan identitas wajah dan suara tersangka maupun korban.

Pasal 8

Jurnalis televisiIndonesiamanampuh cara yang tidak tercela untuk mencari bahan berita.

Pasal 9

Jurnalis televisiIndonesiahanya menyiarkan bahan berita dari stasiun lain dengan izin.

Pasal 10

Jurnalis televisiIndonesiamenunjukkan identitas kepada sumber berita jika diperlukan.

BAB IV. SUMBER BERITA

Pasal 11

Jurnalis televisiIndonesiamenghargai harkat dan martabat serta hak pribadi sumber berita.

Pasal 12

Jurnalis televisiIndonesiamelindungi sumber berita yang tidak diungkap jati dirinya.

Pasal 13

Jurnalis televisiIndonesiamemperhatikan kredibilitas dan kompetensi sumber berita.

BAB V. KEKUATAN KODE ETIK

Pasal 14

Kode Etik Televisi ini secara moral mengikat setiap jurnalis televisiIndonesiayang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Perihal LKM Media Watch
Mass media are watchdogs. But who watch the media? Let's do it together. Watch this very powerful entity, for better journalism, better Indonesia, better world. http://www.sirikitsyah.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s