Megawati dan Cita-cita

Dalam program “Barometer,” dengan tema “Mega Blakblakan Berbicara”, di SCTV pada malam 10 Juni 2009, setelah selesai menjawab pertanyaan mahasiswa, Ibu Megawati balik bertanya soal cita-cita penanya. Sang mahasiswa menjawab ingin menjadi wartawan. Yang mengejutkan saya, Ibu Mega menanggapi jawaban mahasiswa dengan bertanya, “Kok, cita-citanya hanya menjadi wartawan?”

Ibu Mega terkesan memandang rendah cita-cita mahasiswa yang ingin menjadi wartawan. Saya bertanya: kok bisa Megawati sebagai kandidat dan mantan presiden berpandangan rendah terhadap profesi yang sangat mulia ini. Tidakkah Ibu Mega menyadari dan memahami betapa wartawan sebagai alat kontrol sosial masyarakat mempunyai fungsi serta peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?

Ibu Mega mungkin lupa ia juga bisa dikenal tentu tidak terlepas dari peran wartawan. Mudah-mudahan Ibu Mega hanya khilaf dan tidak mematahkan cita-cita si mahasiswa untuk tetap bertekad menjadi wartawan.

DIDI IRAWADI SUAMSUDDIN
Redaktur Jurnal Keadilan

Perihal LKM Media Watch
Mass media are watchdogs. But who watch the media? Let's do it together. Watch this very powerful entity, for better journalism, better Indonesia, better world. http://www.sirikitsyah.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s